Hardsub dan Softsub, Kenali Perbedaan dan Karakteristiknya

Hardsub vs Softsub — Sebagian besar orang ketika menonton film, TV series, anime, drama korea, dan tontonan lainnya, mereka tidak terlalu memperhatikan tentang jenis subtitle apa yang sedang mereka baca pada tayangan tersebut, bahkan hanya kalangan tertentu saja yang tau tentang jenis-jenis subtitle seperti hardsub, softsub dan prerendered.

Subtitle memang merupakan hal yang sangat wajib ketika kita menonton tayangan yang menggunakan bahasa asing, terlebih jika tayangan tersebut menggunakan bahasa yang hanya segelintir orang yang paham, sebut saja tayangan seperti serial anime, drama korea, hingga Thai movie, ketiga jenis tontonan tersebut tentunya tidak semua dari kita bisa mengerti apa yang diucapkan oleh pemerannya, belum lagi jika mereka berbicara terlalu cepat dan menggunakan aksen yang kental.

Hardsub dan Softsub, Kenali Perbedaan dan Karakteristiknya - WandiWeb

Terlepas dari bahasa serta jenis tayangan yang berbeda-beda, kita sebagai orang Indonesia yang sudah sangat familiar dan menggunakan bahasa Indonesia setiap hari pastinya akan mencari subtitle yang menggunakan bahasa Indonesia juga bukan? Namun tahukah kalian, subtitle pada tayangan yang kalian tonton ternyata terbagi menjadi beberapa jenis lho. Ya, kebanyakan subtitle yang digunakan saat ini biasanya adalah jenis subtitle hardsub, softsub serta prerendered, ketiga jenis subtitle tersebut memang pada dasarnya sama-sama subtitle, dari segi tampilan juga tidak ada bedanya sama sekali, namun perbedaannya terletak dari penggunaan serta karakteristiknya, berikut ini penjelasan dari WandiWeb mengenai perbedaan dan karakteristik hardsub, softsub, serta prerendered sub.

Pengertian Hardsub dan Softsub

Pada umumnya subtitle terbagi menjadi 3 jenis, yaitu hardsub, softsub, serta prerendered sub. Ketiga jenis subtitle tersebut kemudian juga terbagi lagi menjadi 2 kategori yaitu open subtitle dan closed subtitle. Open subtitle adalah kategori subtitle yang 'terbuka' dan tidak dapat dimodifikasi atau dinonaktifkan, sedangkan closed subtitle adalah jenis subtitle khusus dan dapat dimodifikasi, dinonatifkan atau bahkan dihapus.


1. Hardsub

Hardsub atau hardsubs merupakan jenis subtitle yang 'merekat' pada sebuah video atau film. Hardsub termasuk ke dalam kategori open subtitle, jenis subtitle ini tidak dapat dirubah, dihilangkan, atau dinonaktifkan karena sudah menyatu dengan frame video itu sendiri. Karena subtitle jenis ini sudah 'merekat' pada video, jadi kamu tidak perlu lagi repot-repot mengunduhnya secara terpisah dari video atau film yang akan kamu tonton, dan tentunya kamu juga tidak perlu lagi memindahkan dua file secara bersamaan ketika akan memindahkan file video dari sebuah folder ke folder lain atau bahkan ke USB flash disk.

Kelebihan dari hardsub ini adalah ketika kamu menonton video yang menggunakan subtitle berwarna-warni, memiliki efek animasi, efek tiga dimensi serta efek-efek lainnya, video tersebut akan berjalan dengan mulus, serta tidak akan terjadi frame drop atau lagging, berbeda dengan softsub yang akan nge-lag ketika menampilkan subtitle yang memiliki efek yang 'terlalu meriah'.

2. Softsub

Jenis subtitle yang satu ini adalah kebalikan dari hardsub. Softsub atau softsubs merupakan jenis subtitle yang terpisah dari file video dan biasanya dapat di download secara terpisah. Subtitle ini pada dasarnya berbentuk file teks dengan format .srt atau .ass dan dapat di edit secara langsung menggunakan text editor seperti Notepad, Notepad++, Sublime Text, dan text editor lainnya. Subtitle jenis ini termasuk ke dalam kategori closed subtitle dan biasanya nama file-nya akan mengikuti nama dari file video itu sendiri, misalkan nama file videonya adalah "Avengers-Endgame.mkv" maka subtitle nya juga akan diberi nama "Avengers-Endgame.srt" atau "Avengers-Endgame.ass".

Keunggulan dari subtitle softsub ini adalah file-nya dapat dimatikan, diedit, serta waktunya dapat diatur ulang apabila terdapat delay atau kesalahan timing. Namun yang menjadi kekurangannya, seperti yang sudah WandiWeb jelaskan tadi, subtitle jenis softsub ini biasanya akan mengalami lagging ketika subtitle yang ditampilkan menggunakan efek yang 'terlalu meriah', apalagi jika kalian menggunakan perangkat dengan spesifikasi yang rendah.

3. Prerendered

Nah, selain kedua jenis subtitle tersebut, ada juga jenis subtitle pre-rendered atau prerendered sub. Subtitle ini bisa dibilang jenis subtitle yang memiliki hampir semua karakteristik dari softsub dan hardsub, jenis subtitle ini biasanya di-layering (ditumpuk) dengan file video, di mana video akan berada di bagian bawah sedangkan subtitle-nya berada di atas. Banyak orang yang bahkan kadang salah mengartikan subtitle jenis ini sebagai softsub karena dapat dihidupkan dan dimatikan, padahal keduanya jelas-jelas berbeda.

Hardsub dan Softsub, Kenali Perbedaan dan Karakteristiknya - WandiWeb
contoh prerendered sub
Saya sendiri secara pribadi paling menyukai jenis subtitle yang satu ini, alasannya adalah karena file-nya sudah terintegrasi dengan file video, bisa dinonaktifkan sesuka hati, serta biasanya memiliki beberapa varian bahasa di dalamnya, sehingga membuat jenis subtitle ini sangat fleksibel serta nyaman digunakan. Subtitle pre-rendered termasuk kedalam kategori closed subtitle.

Oke, sekian penjelasan dari WandiWeb tentang hardsub, softsub, dan prerendered sub pada post kali ini, semoga penjelasan yang saya paparkan di atas dapat kalian pahami dengan baik. Jika ada pertanyaan silahkan tanyakan pada kolom komentar yang tersedia, terima kasih.

0 Response to "Hardsub dan Softsub, Kenali Perbedaan dan Karakteristiknya"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel