Apa Itu Bottleneck? Penyebab dan Cara Mengatasinya

Bottleneck — Dalam dunia komputer terutama pada bagian hardware biasanya kita akan menemukan yang namanya istilah bottleneck, namun beberapa orang terutama yang masih awam banyak yang tidak mengerti atau bahkan salah mengartikannya. Untuk lebih memahami istilah ini, WandiWeb pada post kali ini akan memberikan sedikit penjelasan tentang apa itu bottleneck, penyebabnya, serta cara mengatasinya.


Apa Itu Bottleneck? Penyebab dan Cara Mengatasinya - WandiWeb

Pengertian Bottleneck

Bottleneck adalah keadaan dimana ada komponen hardware yang tidak dapat bekerja dengan sempurna pada sebuah komputer, kapasitas aplikasi atau sistem komputer menjadi sangat terbatas pada satu komponen saja, ini dapat di analogikan seperti bentuk leher botol yang memperlambat aliran air yang keluar dari dalam botol itu sendiri. Hal ini akan membuat 'aliran' performa menjadi tidak maksimal karena terdapat beberapa komponen yang memiliki spesifikasi yang jauh berbeda dari komponen lainnya sehingga akan mengakibatkan ketidakseimbangan antara komponen-komponen tersebut.

Penyebab Bottleneck

Bottleneck terjadi ketika salah satu hardware memiliki spesifikasi yang sangat berbeda dari hardware lainnya, sehingga hardware lain akan kewalahan dalam mengimbangi performa dari hardware tersebut, atau sebaliknya, hardware tersebut yang akan kewalahan dalam mengimbangi performa hardware lainnya. Hal ini biasanya paling sering terjadi diantara komponen VGA dan CPU, contohnya jika kalian merakit komputer dengan menggunakan CPU/processor Core i3-540 dan dipasangkan dengan kartu grafis GeForce GTX 1080Ti (2x), hal ini akan mengakibatkan bottleneck karena processor tidak akan mampu mengimbangi performa VGA yang jauh lebih tinggi, sehingga ujung-ujungnya VGA tersebut tidak akan bisa mengeluarkan semua performa yang dimilikinya, atau dengan kata lain 'mubazir'.

Walaupun bottleneck kebanyakan hanya terjadi di bagian CPU dan VGA (kartu grafis) saja, namun hal ini juga dapat terjadi di komponen lain seperti storage atau penyimpanan pada komputer, contohnya jika kalian menggunakan HDD dengan kecepatan proses data yang lambat, hal ini akan mengakibatkan processor menunggu lama dan biasanya buntut dari masalah ini akan mengakibatkan proses pengelolaan data dan file pada komputer terhambat.

Cara Mengatasi Bottleneck

Sebenarnya mudah saja untuk mengatasi atau menghindari terjadinya bottleneck, kalian cukup memperhatikan kemampuan dari masing-masing hardware yang akan kalian gunakan. Usahakan agar ketika memilih hardware kalian memasangkannya dengan komponen hardware lain yang memiliki performa yang seimbang. Contohnya, jika kalian sudah terlanjur membeli kartu grafis GeForce GTX 1080Ti maka solusi agar tidak terjadi bottleneck adalah kalian juga harus mengupgrade CPU yang kalian pakai paling tidak ke Xeon E5-2697A v4, Ryzen Threadripper 1950X, atau Core i9-7900X, atau jika kalian lebih memilih untuk donwgrade kartu grafis, kalian bisa memasangkan Core i3-540 dengan GeForce GTX 870M atau Radeon HD 6850.

Sedangkan untuk menghindari bottleneck pada storage atau penyimpanan, kalian bisa menggunakan media penyimpanan berupa SSD atau SSHD daripada menggunakan media HDD, kenapa? Karena HDD merupakan jenis media penyimpanan dengan kecepatan membaca data paling rendah jika dibandingkan dengan SSD (Solid-state Drive) dan SSHD (Solid-state Hybrid Drive). Namun jika kalian memerlukan kapasitas yang besar dengan performa yang cukup baik, maka sebaiknya kalian memilih SSHD, karena drive jenis ini merupakan gabungan antara SSD dengan kecepatan proses data paling tinggi dan HDD dengan kapasitas penyimpanan paling besar, walaupun jika dibandingkan dengan SSD, SSHD masih memiliki kecepatan proses data yang lebih lambat.

Namun jika kalian memang merakit komputer untuk mendapatkan performa terbaik maka pilihan storage terbaik adalah SSD, tapi yang menjadi masalah adalah kapasitas SSD jauh lebih sedikit daripada HDD dan tentunya untuk mendapatkan kapasitas yang lebih besar (setidaknya 1TB) maka kalian juga harus mengeluarkan dana ekstra.

Nah, sebenarnya ada cara praktis dan sangat mudah untuk menghindari bottleneck lainnya, yaitu dengan menggunakan tool gratis untuk mendeteksi bottleneck dari TheBottlenecker. Situs ini menyediakan fitur bottleneck calculator yang akan membantu kalian mengidentifikasi dan mencegah terjadinya bottleneck pada hardware yang kalian gunakan dengan mecocokkan hardware tersebut dengan hardware lainnya. Di situs ini juga kalian akan diberi petunjuk dan solusi jika terjadi bottleneck pada salah satu hardware yang kalian gunakan.

Penutup

Berdasarkan penjelasan-penjelasan diatas, dapat disimpulkan bahwa bottleneck pada hardware komputer merupakan keadaan dimana terjadinya kesalahan pemilihan hardware ketika merakit sebuah komputer, sehingga hal ini akan mengakibatkan terjadi ketidakseimbangan performa dari masing-masing hardware tersebut. Untuk mengatasi dan menghindari terjadinya bottleneck maka sebelum merakit sebuah komputer baik itu untuk keperluan gaming atau hanya untuk keperluan sehari-hari, maka sebaiknya perhatikan dan bandingkan hardware yang akan kalian gunakan dengan hardware lain dan pastikan performanya seimbang satu sama lain.

Lalu, apakah bottleneck dapat merusak hardware? Jawabannya adalah TIDAK.

Akhir kata, terimakasih sudah membaca postingan WandiWeb, jika ada pertanyaan silahkan masukkan pada kolom komentar dibawah.

0 Response to "Apa Itu Bottleneck? Penyebab dan Cara Mengatasinya"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel