Apa Itu Sarkasme (Sarcasm), Kenapa Orang-orang Sarkas?

Sarkasme (Sarcasm) atau Sarkas – Kata tersebut mungkin sudah sangat sering kalian dengar atau bahkan mungkin kalian juga sudah sering melakukan sarkas tanpa kalian sadari, baik itu di kehidupan sehari-hari maupun di sosial media kalian masing-masing seperti Facebook, Instagram dan lain sebagainya. Namun apakah kalian tau makna sebenarnya dari kata "sarkas" itu sendiri?

Apa Itu Sarkasme (Sarcasm) atau Sarkas, Kenapa Orang-orang Sarkas? - WandiWeb

Berdasarkan yang WandiWeb kutip dari Wikipedia, "Sarkasme adalah salah satu jenis majas. Tujuan dari sarkasme dimaksudkan untuk menyindir, atau menyinggung seseorang atau sesuatu. Sarkasme dapat berupa penghinaan yang mengekspresikan rasa kesal dan marah dengan menggunakan kata-kata kasar. Majas ini dapat melukai perasaan seseorang. Dalam Bahasa Indonesia, arti sarkasme berbeda dari kepercayaan banyak orang bahwa sarkasme berarti penyindiran yang menggunakan kata yang terbalik dari maksudnya, seperti ironi." (source: Sarkasme - Wikipedia bahasa Indonesia).

Baca juga: Apa Itu "GB" di Game Online Serta Penjelasannya

Sarkas atau sarkasme (sarcasm) sendiri sangat sering bahkan hampir setiap hari admin WandiWeb temui di internet, terutama di Facebook. Biasanya, orang-orang yang melakukan atau mengatakan hal-hal yang berbentuk sarkasme adalah orang yang mempunyai kekesalan atau perasaan jengkel terhadap seseorang atau sesuatu yang spesifik, sehingga saking kesalnya mereka akan mengatakan dan menulis kata-kata yang bersifat menyinggung atau bahkan menghina orang atau sesuatu tersebut. Namun pada umumnya, sarkasme sendiri rata-rata paling sering digunakan dalam konteks humor.

Ada dua jenis sarkasme yang kita ketahui, yaitu sarkasme kasar dan sarkasme yang berbentuk sindiran (sarkasme pintar). Perbedaan dari keduanya terletak dari cara penggunaan kata serta sasaran dari kalimat sarkasme tersebut.

Sarkasme Kasar

Sarkasme kasar merupakan sarkas yang (mungkin) paling sering digunakan oleh orang-orang di sekitar kalian atau bahkan kalian sendiri. Jenis sarkasme ini merupakan ucapan secara langsung terhadap objek atau hal yang menjadi sasaran. Sarkasme kasar pada umumnya dikatakan secara langsung dan blak-blakan ke seseorang atau hal tertentu yang menjadi sasaran, sehingga mereka akan langsung tau kalau yang kita maksud adalah mereka. Sarkasme jenis ini sebenarnya lebih ke kata-kata kasar atau hinaan karena kalimat yang digunakan biasanya langsung mengacu ke orang atau sesuatu hal tertentu (to-the-point). Contoh kalimat yang termasuk sarkasme kasar adalah:
  • "Dasar idiot! Tidak berguna!"
  • "Kamu memang payah!"
  • "Dasar bodoh! Begitu saja tidak becus!"
  • "Anj*ng kamu!"
  • "Dasar bangsat!", dan masih banyak lagi kalimat-kalimat lain yang sejenis.

Sarkasme Sindiran

Sarkasme sindiran atau bisa disebut juga sarkasme pintar merupakan sarkasme yang umum digunakan oleh orang-orang di seluruh dunia. Sarkasme pintar merupakan sarkasme yang diungkapkan secara tidak langsung dengan tujuan untuk menyindir atau mengejek sesuatu atau seseorang. Kenapa disebut sarkasme pintar? Karena sarkasme jenis ini rata-rata menggunakan kata atau kalimat yang halus, susah di mengerti dan bahkan kadang di salah artikan, sehingga orang-orang yang tidak cukup cerdas alias ber-IQ rendah tidak akan mengerti arti sesungguhnya dari kata atau kalimat sarkasme tersebut. Namun sebaliknya, jika orang yang melihat kata-kata tersebut memiliki IQ yang lumayan atau cukup cerdas maka ia akan langsung tau makna sebenarnya dari kata tersebut. Contoh kalimat yang termasuk sarkasme sindiran/pintar:
  • "Ya ampun kamu pintar sekali, sampai-sampai setiap kali ujian dapat nilai F terus"
  • "Iya bro kamu keren, sekeren makhluk berkaki empat yang suka makan rumput"
  • "Suaramu indah sekali... tapi mungkin akan lebih indah kalau kamu diam", dan masih banyak lagi kalimat-kalimat lain yang sejenis.

Jika kita membandingkan kedua jenis sarkasme tersebut, kita akan melihat perbedaan yang sangat mencolok, baik dari segi penggunaan kata, struktur kalimat, dan cara pengucapannya. Sarkasme kasar pada umumnya sering digunakan pada kehidupan nyata, dan rata-rata orang yang menggunakan sarkasme kasar merupakan orang-orang yang memiliki pemikiran yang bisa di bilang 'pendek', sedangkan sarkasme pintar adalah sarkasme yang hanya digunakan oleh orang-orang yang memiliki etika dan cara berfikir yang lebih baik karena kalimat yang digunakan merupakan kalimat 'tingkat tinggi' yang hanya dapat dipahami oleh orang-orang yang memiliki IQ yang lumayan tinggi juga (cerdas).

Namun kembali lagi ke individu masing-masing, jika kita bisa mengungkapkan kata atau kalimat secara langsung tanpa menyakiti orang lain kenapa harus melakukan sarkas? Bukankah jujur lebih baik?

0 Response to "Apa Itu Sarkasme (Sarcasm), Kenapa Orang-orang Sarkas?"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel